Mashoed, Caleg DPR RI Nomor Urut 5 Dapil VIII Jatim (Mojokerto, Jombang, Nganjuk, Madiun) dari PDIP
JOMBANG – Bukan tanpa alasan, Dr. Mashoed, MSi mencalonkan diri sebagai anggota legislatif (caleg). Mantan Bupati Bondowoso kelahiran Jombang ini bersedia tampil sebagai caleg DPR RI di Dapil VIII Jatim karena dorongan kepedulian terhadap masyarakat kecil.
Sosok tinggi besar berperawakan kalem ini, awalnya sempat grogi untuk maju sebagai caleg. Diakui Mashoed, keikutsertaannya dalam bursa pencaleg-kan juga dikarenakan dukungan beberapa pihak dan kolega.
“Saya terdorong untuk tampil setelah berpikir dengan banyak pertimbangan. Mas Rambah (Sumrambah, Wakil Sekretaris DPD PDIP Jatim, red) adalah salah seorang orang yang dapat memberikan wacana dan dorongan moril untuk maju. Bupati Jombang dan Bupati Nganjuk juga sempat memberikan dorongan kepada saya,” ungkap Mashoed terbuka.
Dengan senyum khas dan sapa familiarnya, Mashoed tanpa ragu mengatakan, dirinya merasa terusik setelah nurani kecilnya tak bisa melepaskan kepedulian terhadap rakyat bawah. Disamping dorongan kuat dari beberapa kolega, Mashoed juga merasa bahwa
sudah waktunya untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat.
“Sebenarnya apa sih yang saya cari ? Kalau saya nyalonkan caleg hanya untuk mengejar materi, itu salah. Apalagi, saya sekarang jadi dosen pengajar di Unitomo dan UHT (Universitas Dr. Soetomo dan Universitas Hang Tuah, red) Surabaya. Bayangkan, untuk sekali memberikan kuliah saja, saya sudah dapat bayaran lebih dari cukup,” tutur lelaki yang sempat menjabat dua kali sebagai Bupati Bondowoso ini menceritakan.
Menanggapi keseriusannya mencalonkan diri sebagai caleg ? Mashoed dengan ramah mengungkapkan, bahwa pengalaman sebagai kepala daerah dalam dua periode sangat memberikan arti. Selama itu pula, dirinya mengaku sangat dekat dan cukup memperhatikan kepentingan masyarakat.
“Pengalaman itu lah yang membulatkan saya. Kalau saya jadi anggota legislatif nanti, tentunya saya tetap berkomitmen untuk perjuangan aspirasi rakyat, tidak lebih dari itu,” jelas Mashoed yang maju caleg dengan ‘kendaraan’ PDIP. tar